Kapan sebuah perbuatan itu dinamakan bid’ah ?

Soal : Kapan sebuah perbuatan dinamakan bid’ah dalam syariat yang suci ini? Apakah bid’ah hanya terjadi didalam perkara-perkara ibadah saja atau terjadi dalam ibadah dan muamalat?

Jawab : Bid’ah hanya terjadi di dalam syariat yang suci, yakni semua ibadah yang dibuat oleh manusia dengan tanpa dasar didalam kitab atau sunnah juga tidak pernah dilakukan oleh para khulafa ar rasyidin yang empat. Karena Rasulullah shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda:

“Barangsiapa mengada-adakan hal baru di dalam perkara kami yang tidak ada dalil didalamnya, maka tertolak” (Bukhari dan Muslim)

“barangsiapa mengerjakan apa-apa tanpa adanya perintah dari kami, maka perbuatannya itu tertolak” (Muslim)

“Hendaknya kalian semua mengikuti sunnahku dan sunnah khulafa ar Rasyidin yang berpetunjuk setelahku. Berpegang teguhlah kepadanya dan gigitlah ia dengan gigi geraham. Jauhilah oleh kalian perkara-perkara baru, karena semua perkara baru adalah bid’ah, dan setiap bid’ah adalah kesesatan” (Ahmad, Abu Dawud, At Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Hadits-hadits yang semakna dengan hadits-hadits ini jumlahnya sangatlah banyak. Dalam bahasa arab, bid’ah berarti segala perkara baru yang tiada contoh sebelumnya. Namun, tidak berkaitan dengan semua itu hukum pelanggaran jika tidak ada hubungannya dengan bid’ah dalam perkara agama. Jika terjadi dalam berbagai maca muamalat dan sejalan dengan syariat, maka hal itu dianggap sebagai sesuatu yang syar’i. Sedangkan yang bertentangan dengannya, maka dianggap sebagai sesuatu yang ‘rusak’. Namun bila tidak terjadi dalam perkara ibadah maka tidak dinamakan bid’ah.

(Syaikh bin Baaz, Majmu’ Fatawa)

By Abu Bakrah Posted in Bid'ah

4 comments on “Kapan sebuah perbuatan itu dinamakan bid’ah ?

  1. Banyak Orang yang picik telah membantah hadits tentang bid’ah ini dengan berkata, Tidak semua bid’ah itu sesat.
    Padahal jika mereka benar2 memperhatikan hadits Rosulullah,
    “Setiap Bid’ah itu Sesat” maka hayalan mereka yang membantah tentu akan segera musnah.

    Namun, disisi lain orang-orang selalu menyalah artikan Hadits tersebut dengan berkata, “Wah semua yang baru itu bid’ah, HP bid’ah, TV bid’ah dll karena tidak ada di zaman Rosul.”

    Maka penggalan kalimat berikut kiranya dapat menepis syubhat mereka.

    Bid’ah hanya terjadi di dalam syariat yang suci, yakni semua ibadah yang dibuat oleh manusia dengan tanpa dasar didalam kitab atau sunnah juga tidak pernah dilakukan oleh para khulafa ar rasyidin yang empat.

  2. Ping-balik: (BAGUS) KAPAN SUATU PERBUATAN BISA DIKATAKAN “BID’AH” DALAM ISLAM? : Pengertian Bid’ah, Contoh Bid’ah, Hukum Bid’ah menurut Islam, Macam/Jenis Bid’ah, Ciri-ciri Bid’ah, Bid’ah Hasanah dan Bid’ah

  3. Ping-balik: Pengertian Bid’ah ( Lengkap ) « taubatnashuha

  4. Ping-balik: Kapan Suatu Perbuatan Bisa Dikatakan Bidáh Dalam Islam? Pengertian, contoh, jenis dan hukumnya. | Muhammad Zulfian Lz Blog

Komentar ditutup.