Menahan lisan dari perkataan yang jelek termasuk kesempurnaan Iman

Menahan lisan dari perkataan yang jelek termasuk kesempurnaan Iman

Al Imam Bukhari mengatakan (10/532): “Telah bercerita kepada kami Abdullah bin Muhammad, ia berkata: “Telah bercerita kepada kami Ibnu Mahdi, ia berkata: “Telah bercerita kepada kami Sufyan dari Abu Hushain dari Abu Shaleh dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu dari Nabi shallallahu’alaihi wa sallam beliau bersabda:

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, janganlah mengganggu tetangganya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah memuliakan tamunya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah bertuturkata yang baik atau diam.”

Dan menahan diri dari mengganggu/ menyakiti dengan lisan merupakan sebab mendapat jaminan Nabi shallallahu’alaihi wa sallam untuk masuk surga. Sebagaimana disebutkan dalam shahihain dari hadits Sahl bin Sa’ad ia berkata: Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa yang menjamin bagiku untuk menjaga apa yang di antara dua janggutnya (lisan) dan apa yang di antara kedua kakinya (kemaluannya) maka aku jamin baginya surga.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s