Dimana Allah? (Bag. 7) Fithrah Manusia Menetapkan Bahwa Allah di Atas Langit

Dalil-Dalil Secara Fithrah

  1. Bahwasanya seorang hamba yang masih berada dalam fithrahnya, ia akan mendapatkan suatu perkara yang dharury (pasti) yaitu tatkala dia berdoa kepada Allah dalam keadaan gawat maka dia akan tujukan/arahkan hatinya kepada Allah Yang Maha Tinggi dan berada di atas.
  2. Dia mendapatkan gerakan mata dan tangannya dengan isyarat ke atas mengikuti isyarat hatinya keatas dan ia mendapatkan hal itu secara dharury (spontan dan pasti)
  3. Bahwasanya berbagai macam umat telah bersepakat akan hal itu tanpa disengaja.
  4. Mereka mengatakan dengan lisan-lisan mereka: “Bahwa kami mengangkat tangan-tangan kami kepada Allah dan mereka mengabarkan tentang diri-diri mereka bahwa hal itu mereka dapatkan pada hati-hati mereka secara dharury (spontan dan pasti) mengarah ke atas.”

(Naqdhut Ta’sis 2/447, At Tahmid karya Ibnu ‘Abdil Bar 7/137, Ar Raddu ‘Alal Jahmiyah karya Ad Darimy hal 37 dan lain-lain)

Dalam masalah ini kebanyakan ulama menyebutkan kisah Abul Ma’ali Al Juwainy bersama Abu Ja’far Al Hamadzany.

Secara global kisahnya adalah sebagai berikut:

Pada suatu ketika Al Hamadzany datang dan ustadz Al Juwainy berkata di atas mimbar: “Dari dulu Allah ada dan ‘Arsy belum ada” yang artinya beliau berusaha dan menafikan Istiwa`. Maka Abu Ja’far Al Hamadzany membantahnya dan berkata kepadanya: “Tinggalkan kami dari hal ini dan kabarkan kepada kami perkara yang darurat ini yang kami dapatkan di hati-hati kami tidaklah seorang yang ‘arif berkata ‘Ya Allah…’ sama sekali kecuali ia mendapatkan dari hatinya suatu makna yang menuntut ketinggian, ia tidak akan menoleh ke kanan dan tidak pula ke kiri maka bagaimana kita menolak suatu perkara yang dharury (spontan dan pasti) ini dari hati-hati kami.”

Maka Abu Ma’ali berteriak dan meletakkan tangannya di atas kepalanya dan berkata: “Al Hamadzany telah membuat saya bingung, Al Hamadzany telah membuat saya bingung” lalu iapun turun dari mimbar.

(Al Fatawa 3/220 dan 4/44,61, Al Istiqamah 1/167, As Siyar 18/474-475, Al ‘Uluw karya Adz Dzahaby hal 177, Thabaqat As Syafi’iyyah karya As Subky 3/262-263 dan lainnya dan Syaikh Al Albany membawakan Atsar dalam Mukhtashar Al ‘Uluw hal 277 bahwa sanad kisah ini shahih musalsal dengan Al Huffadz.)

Dan Syaikhul Islam memberikan catatan kaki terhadap kisah ini dan berkata: “Maka Syaikh ini mengabarkan dari setiap orang yang mengetahui Allah bahwasanya ia mendapatkan di dalam hatinya gerakan yang dharury (spontan dan pasti) menuju ke atas apabila berkata ‘Ya Allah…’, dan hal ini mengharuskan bahwa di dalam fithrah-fithrah dan perbuatan-perbuatan mereka ada ilmu bahwa Allah itu di atas dan mengarahkannya bahwa arah menghadap kepada-Nya ke atas.” (Naqdhut Ta’sis dengan perantara tahqiq Hamd bin Abul Hasan At Tuwaijiry terhadap Al Fatawa Al Hamawiyah hal 114)

Dan termasuk kisah yang sangat baik untuk di angkat dan disebutkan disini adalah peristiwa yang terjadi antara Syaikhul Islam dengan salah seorang Syaikh yang menafikan Al ‘Uluw, berkata Syaikhul Islam mengabarkan hal itu “Sesungguhnya telah terjadi pada diriku dengan mereka yang menafikan hal ini yakni sifat Al ‘Uluw, dengan salah seorang masya`ikh mereka dan dia meminta dariku suatu keperluan maka sayapun mengajakknya bicara tentang masalah ini seakan-akan saya tidak mengingkarinya. Kemudian saya mengakhirkan untuk memenuhi keperluannya sehingga dadanya menjadi sempit maka iapun mengangkat matanya dan kepalanya ke arah langit dan berkata ‘Ya Allah…’ maka sayapun berkata kepadanya, kamu menguatkan dan membenarkan orang yang mengangkat mata dan kepalanya? Apakah di atasmu ada seseorang? Maka ia berkata ‘Astaghfirullah’ dan iapun rujuk kembali dari hal itu tatkala telah jelas bahwa keyakinannya menyelisihi fithrahnya, kemudian saya menjelaskan rusaknya perkataan ini maka iapun bertaubat dari hal itu dan rujuk pada perkataan kaum muslimin yang telah tetap pada fithrah-fithrah mereka.” (Dar`ut Ta’arudh Al ‘Aql wan Naql 6/343-344)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s