Bahaya Sifat Hasad

🛡 *FAEDAH MALAM*

▪▪▪▪▪▪▪

بسم الله الرحمن الرحيم

PENJELASAN TENTANG HASAD

Bagian Kedua

Alhamdulillah, pada tulisan kami sebelumnya telah kami jelaskan tentang hakikat hasad.

Pada tulisan ini, kami nasehatkan kepada kaum muslimin yang memiliki penyakit ini untuk segera meninggalkan dan bertaubat darinya.

Karena sesungguhnya:

SATU: Hasad merupakan perkara yang dilarang dan disepakati keharamannya.

Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda dalam hadis Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu,

لا تبا غضوا، ولا تحاسدوا

Janganlah sebagian kalian membenci dan janganlah hasad pada sebagian lainnya.” (HR. Imam Bukhori dan Muslim)

Berkata Imam Nawawi rahimahullah;

وهذا حرام بإجماع الأمة مع النصوص الصحيحة

“(Hasad ini merupakan) perkara yang haram tanpa ada perselihan di kalangan umat Islam berdasarkan dalil-dalil yang shahih.” (Syarhu Muslim 4/125)

DUA : Hasad merupakan salah satu sifat ahlul kitab dan kita umat islam telah dilarang menyerupai mereka.

Allah Subhanahu wata’ala berfirman,

وَدَّ كَثِيرٌ مِّنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يَرُدُّونَكُم مِّن بَعْدِ إِيمَانِكُمْ كُفَّارًا حَسَدًا مِّنْ عِندِ أَنفُسِهِم مِّن بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْحَقُّ

Kebanyakan ahlul kitab sangat menginginkan agar mereka bisa memurtadkan kalian disebabkan kedengkian pada diri-diri mereka setelah jelas bagi mereka kebenaran.” (QS. Al-Baqarah : 109)

Juga firman-Nya:

أَمْ يَحْسُدُونَ النَّاسَ عَلَىٰ مَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ

Ataukah mereka (ahlul kitab) dengki kepada manusia (Nabi Muhammad dan sahabatnya) terhadap keutamaan yang Allah berikan (berupa kenabian dan kerasulan serta ketaatan sahabat kepadanya).” (QS. An-Nisa : 54)

Dan yang menunjukkan larangan menyerupai mereka adalah hadis Ibnu Umar Radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda,

من تشبه بقوم فهو منهم

Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk dari golongan mereka.” (HR. Abu Dawud dan dishahihkan Albani)

TIGA: Sesungguhnya sumber segala kenikmatan itu hanya dari Allah Subhanahu wata’ala, maka bagaimana mungkin seseorang menginginkan hilangnya nikmat Allah Subhanahu wata’ala pada orang lain.

Allah Subhanahu wata’ala berfirman,

وَمَا بِكُم مِّن نِّعْمَةٍ فَمِنَ اللَّهِ

Dan segala kenikmatan yang kalian dapatkan hanyalah dari Allah semata.” (QS. An Nahl : 53)

Maka hendaknya masing-masing kita meminta keutamaan dari Allah Subhanahu wata’ala dan merasa cukup apa yang telah diberikan-Nya dan jangan menginginkan hilangnya kenikmatan dari orang lain.

EMPAT: Hasad tidak bisa nenghilangkan kenikmatan seseorang, kecuali Allah Subhanahu wata’ala yang kehendaki menghilangkannya karena segala sesuatu telah ditentukan-Nya.

Allah Subhanahu wata’ala berfirman,

إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ

Sesungguhnya segala sesuatu telah Kami takdirkan dan tetapkan dengan ketentuan yang telah Kami tetapkan.” (QS. Al-Qamar : 49)

-selesai-

والله أعلم

Abu Bakar Rafi` bin Ladukani

Al-Buthoniy

🌾”Silahkan dibagi kepada yang lain, semoga Allah ta’ala jadikan ini sebab kebaikan untuk kita sekalian”🌾

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s